Tentukanbilangan palindrom terbesar hasil dari perkalian dua buah bilangan 3 digit. 2, 3, 5, 7, 11, , dan misalkan r adalah sisa pembagian dari [pnβ1]n + [pn+1]n dibagi oleh pn2. =1 dan f[n] adalah banyaknya cara suatu bilangan n dapat dituliskan sebagai hasil penjumlahan bilangan bulat kuadrat yang masing-masing tidak lebih dari
Secaraumum, operasi hitung bilangan ini ada empat, yaitu sebagai berikut. 1. Operasi hitung penjumlahan Pada penjumlahan, berlaku beberapa sifat berikut. Sifat asosiatif, yaitu (a + b) + c = a + (b + c) Sifat komutatif, yaitu a + b = b + a Unsur identitas, yaitu a + 0 = 0 + a Contoh bil. bulat penjumlahan adalah sebagai berikut.
. β Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat negatif, positif, dan juga nol. Bilangan bulat dapat dioperasikan dengan sifat tertentu. Sifat-sifat operasi bilangan bulat adalah Sifat tertutup Sifat komutatif Sifat asosiatif Sifat distributif Sifat identitas Sifat tertutup Sifat operasi bilangan bulat yang pertama adalah sifat tertutup. Sifat tertutup adalah saat bilangan bulat mengalami operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian, maka hasilnya akan selalu bilangan juga Mengenal Jenis-jenis Bilangan Matematika Misalnya 5 + 4 = 9 13 β 7 = 5 11 x 2 = 22 Namun, sifat tertutup bilangan bulat tidak berlaku pada operasi pembagian. Karena, pembagian bilangan bulat dapat juga menghasilkan bilangan desimal dan pecahan. Misalnya, 7 2 sama dengan 3,5. Adapun, 3,5 bukanlah bilangan bulat melainkan komutatif Sifat komutatif adalah saat dua bilangan bulat ditambah atau dikalikan, posisinya dapat ditukar dan hasilnya tetap sama. Misalnya 3 x 5 = 5 x 3 3 + 5 = 5 + 3 Baca juga Mengenal Bilangan Negatif dan Contoh Soalnya Sifat asosiatif Sifat operasi bilangan bulat selanjutnya adalah sifat asosiatif. Dilansir dari Splash Learn, sifat asosiatif aalah ketika bilangan bulat ditambahkan atau dikalikan hasilnya akan tetap sama terlepas dari bagaimana mereka dikelompokkan. Misalnya 3 x 5 x 4 = 3 x 5 x 4 7 + 11 + 2 + 6 = 7 + 11 + 2 + 6 Namun, sifat asosiatif tidak berlaku pada pengurangan dan pembagian bilangan bulat.
Misalkan kamu memiliki 10 buah jeruk yang akan kamu bagikan sama rata kepada 5 orang teman kamu. Pertanyaannya, berapakah jumlah jeruk yang diterima oleh masing-masing temanmu? Tentunya masing-masing temanmu akan mendapat 2 buah jeruk. Nah, peristiwa tersebut merupakan salah contoh bentuk pembagian bilangan bulat. Lalu tahukah kamu bagaimana konsep dan sifat-sifat pembagian bilangan bulat? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silahkan simak secara seksama penjelasan berikut ini. Konsep Pembagian Bilangan Bulat Misalnya pada suatu saat kalian ditanya, βBerapakah nilai a yang memenuhi persamaan 42 7 = a?β Dan pada saat yang lain kalian ditanya lagi, βBilangan berapakan yang dikalikan dengan 7 menghasilkan bilangan 42?β Dari contoh soal ini, apakah keduanya memiliki jawaban yang sama? Kedua soal ini apabila disederhanakan, maka bentuknya adalah seperti berikut. Ternyata, nilai a yang memenuhi jawaban kedua persamaan di atas adalah 6. Lalu apa yang dapat kamu simpulkan dari kedua bentuk pertanyaan tersebut? Operasi pembagian bilangan bulat merupakan kebalikan dari operasi perkalian, sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut. Jika a, b, dan c adalah bilangan bulat dan b β 0 maka a b = c jika dan hanya jika a = b Γ c. Operasi pembagian bilangan bulat dapat dinyatakan dalam beberapa bentuk, di antaranya adalah sebagai berikut. Bentuk pembagian di atas dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. Bentuk 148 4 digunakan untuk pembagian yang sederhana, sedangkan bentuk 3 426 biasanya digunakan untuk pembagian yang rumit. Ada beberapa istilah yang perlu diketahui dalam operasi pembagian bilangan bulat, yaitu pembagi, bilangan yang dibagi, hasil bagi, dan sisa pembagian. Agar lebih jelas, perhatikan contoh berikut ini. Mengingat pembagian merupakan kebalikan dari perkalian, maka dapat dituliskan sebagai berikut. a Γ b = c β c a = b atau c b = a Sekarang coba kalian perhatikan tabel berikut! a Γ b = c c a = b c b = a 3 Γ 4 = 12 12 3 = 4 12 4 = 3 3 Γ β4 = β12 β12 3 = β4 β12 β4 = 3 β3 Γ 4 = β12 β12 β3 = 4 β12 4 = β3 β3 Γ β4 = 12 12 β3 = β4 12 β4 = β3 Dari data-data perhitungan pada tabel di atas, maka dapat kita ambil beberapa pola tanda pada pembagian bilangan bulat berikut ini. a. + + = + b. + β = β c. - + = β d. β β = + Dengan demikian dapat kita simpulkan konsep dari pembagian bilangan bulat yaitu sebagai berikut, Hasil bagi dua bilangan bulat yang mempunyai tanda sama selalu positif. Hasil bagi dua bilangan bulat yang mempunyai tanda berbeda selalu negatif. Sifat-Sifat Pembagian Bilangan Bulat Sifat-sifat pembagian bilangan bulat antara lain tidak tertutup, tidak komutatif, tidak asosiatif, tidak distributif, pembagian bilangan bulat dengan nol 0, dan pembagian bilangan bulat oleh nol. Berikut ini adalah penjelasan dan contoh masing-masing sifat tersebut. 1 Tidak Bersifat Tertutup Sifat tertutup adalah sifat operasi hitung pada bilangan bulat yang menghasilkan bilangan bulat juga, perhatikan contoh berikut Contoh β 15 3 = 5 15 dan 3 merupakan bilangan bulat, hasilnya yaitu 5 juga merupakan bilangan bulat. Sekarang coba kalian perhatikan contoh berikutnya. β 4 3 =? Berapakah hasil pembagian antara 4 dengan 3? Apakah kalian menemukan nilai dari 4 3 merupakan bilangan bulat? jawabannya adalah tidak ada. Karena tidak ada bilangan bulat yang memenuhi, maka hal ini sudah cukup untuk menyatakan bahwa pembagian pada bilangan bulat tidak bersifat tertutup. Dengan demikian, dapat kita tuliskan sebagai berikut. Untuk setiap bilangan bulat a dan b, jika a b = c, maka c belum tentu merupakan bilangan bulat. 2 Tidak Bersifat Komutatif Untuk memahami sifat tidak komutatif atau anti komutatif pada pembagian bilangan bulat, perhatikan contoh berikut ini. Contoh β 20 β10 = β2 β β10 20 = β0,5 Dengan demikian, 20 β10 β β10 20 sehingga pada pembagian bilangan bulat tidak berlaku sifat komutatif. Secara umum dituliskan sebagai berikut. Hasil pembagian bilangan bulat tidak pernah sama ketika letak bilangan ditukar. Sifat pembagian seperti ini disebut sifat anti komutatif dan ditulis sebagai berikut a b β b a 3 Tidak Bersifat Asosiatif Untuk memahami sifat anti asosiatif pada pembagian bilangan bulat, perhatikan contoh di bawah ini. Contoh β 12 6 2 = 2 2 = 1 β 12 6 2 = 12 3 = 4 Dengan demikian, 12 6 2 β 12 6 2 sehingga pada pembagian bilangan bulat tidak berlaku sifat asosiatif. Secara umum dituliskan sebagai berikut. Hasil pembagian bilangan bulat tidak pernah sama ketika elemen-elemennya dikelompokkan dengan cara yang berbeda. Sifat pembagian seperti ini disebut sifat anti asosiatif dan ditulis sebagai berikut a b c β a b c 4 Tidak Bersifat Distributif Untuk memahami sifat anti distributif pada pembagian bilangan bulat, perhatikan contoh di bawah ini. Contoh β 30 10 + 5 = 30 15 = 2 β 30 10 + 30 5 = 3 + 6 = 9 β 20 10 β 5 = 20 5 = 4 β 20 10 β 20 5 = 2 β 4 = β2 Dengan demikian, 30 10 + 5 β 30 10 + 30 5 dan 20 10 β 5 β 20 10 β 20 5 sehingga pada pembagian bilangan bulat tidak berlaku sifat distributif baik pada penjumlahan maupun perkalian. Secara umum dituliskan sebagai berikut. Pada operasi pembagian bilangan bulat, tidak berlaku sifat distributif penyebaran. Secara umum, untuk a, b dan c bilangan bulat, maka a b + c = a b + a c a b β c = a b β a c 5 Pembagian Bilangan Bulat dengan Nol Misalkan 5 0 = p β 0 Γ p = 5 Tidak ada satupun pengganti p pada bilangan bulat yang memenuhi 0 Γ p = 5, sehingga dapat disimpulkan bahwa Untuk setiap bilangan bulat a, a 0 tidak terdefinisi. 6 Pembagian Bilangan Bulat oleh Nol Untuk pembagian 0 3 = n, adakah pengganti n yang memenuhi? Perhatikan uraian berikut ini. 0 3 = n β 3 Γ n = 0 Pengganti n yang memenuhi 3 Γ n = 0 adalah 0. Jadi, kesimpulannya adalah sebagai berikut. Untuk setiap bilangan bulat a, berlaku 0 a = 0. Contoh Soal dan Pembahasan Agar kalian dapat memahami konsep dan sifat-sifat operasi pembagian pada bilangan bulat, silahkan pelajari beberapa contoh soal dan penyelesaiannya berikut ini. Contoh Soal 1 Tentukan hasil pembagian bilangan bulat berikut ini. a. 90 5 b. β108 β18 b. 56 β8 c. β84 7 d. 51 β3 e. β72 4 f. 52 0 g. 0 β49 h. β64 β8 i. 128 β8 Jawab a. 90 5 = 18 b. β108 β18 = 6 b. 56 β8 = β7 c. β84 7 = β12 d. 51 β3 = β17 e. β72 4 = 18 f. 52 0 = tidak terdefinisi g. 0 β49 = 0 h. β64 β8 = 8 i. 128 β8 = β16 Contoh Soal 2 Tentukan hasil pembagian berikut jika ada bilangan bulat yang memenuhi. a. 72 6 b. β30 β6 c. 52 3 d. 82 β9 e. β70 4 f. β96 β18 Jawab a. 72 6 = 12 b. β30 β6 = 5 c. 52 3 = tidak ada bilangan bulat yang memenuhi d. 82 β9 = tidak ada bilangan bulat yang memenuhi e. β70 4 = tidak ada bilangan bulat yang memenuhi f. β96 β18 = tidak ada bilangan bulat yang memenuhi Contoh Soal 3 Tentukan pengganti nilai m, sehingga pernyataan berikut menjadi benar. a. m Γ β4 = β88 b. 9 Γ m = β54 c. m Γ β7 = 91 d. m Γ β13 = β104 e. β16 Γ m = 112 f. 8 Γ m = β136 g. m Γ 12 = 156 h. m Γ β6 = β144 Jawab a. m = β88 β4 = 22 b. m = β54 9 = β6 c. m = 91 β7 = β13 d. m = β104 β13 = 8 f. m = β136 8 = β17 g. m = 156 12 = 13 h. m = β144 β6 = 24
Ingin lebih memahami materi bilangan, khususnya tentang pembagian? Di sini, kami telah menyiapkan uraian lengkap untuk kamu pelajari. Nantinya, kamu juga bisa langsung mempraktikkan materi yang telah diterima dengan mengerjakan soal latihan yang telah kami penjumlahan, pengurangan, dan perkalian, pembagian bilangan bulat juga penting untuk dipelajari. Kalau kamu masih sering menemukan kebingungan dari materi ini, kamu bisa menyimak uraian lengkapnya di sini. Lewat artikel ini, kamu akan belajar tentang Pembagian Bilangan Bulat melalui video yang dibawakan oleh Bapak Anton Wardaya. Kamu akan diajak untuk memahami materi hingga metode menyelesaikan soal. Selain itu, terdapat latihan soal interaktif dalam 3 tingkat kesulitan mudah, sedang, sukar yang bisa kamu kerjakan. Sekarang, kamu bisa mulai belajar dengan 2 video dan 3 set latihan soal yang ada di halaman ini. Apabila materi ini berguna, bagikan ke teman atau rekan kamu supaya mereka juga mendapatkan manfaatnya. Kamu dapat download modul & contoh soal serta kumpulan latihan soal lengkap dalam bentuk pdf pada list dibawah ini Kumpulan Soal Mudah, Sedang & Sukar
Peraga pembagian bilangan bulat Latihan Menentukan hasil pembagian bilangan bulat. Ayo, tentukan hasil pembagian bilangan bulat berikut! 1. 122=.... 6. -30-6=.... 2. 15-3=.... 7. -486=.... 3. -306=.... 8. 35-7=.... 4. -20-2=.... 9. 32-8=.... 5. -28-7=.... 10. 48-6=.... Pelaiaran 1 *QuestionGauthmathier1413Grade 11 YES! We solved the question!Check the full answer on App GauthmathGauth Tutor SolutionMath teacherTutor for 6 yearsAnswerExplanationFeedback from studentsWrite neatly 88 Correct answer 84 Detailed steps 73 Help me a lot 33 Clear explanation 30 Excellent Handwriting 23 Easy to understand 12 Does the answer help you? Rate for it!Gauthmath helper for ChromeCrop a question and search for answer. Its faster!Still have questions? Ask a live tutor for help live Q&A or pic step-by-step access to all gallery Tutor Now
tentukan hasil pembagian bilangan bulat